Senin, 20 Juli 2020

Rebut Piala Bupati Kukar Cup Se- Kecamatan Loa Kulu, Lomba Mancing PT MHU Meriah


KUKAR, Beruangmadunews.com – Sebanyak ratusan peserta saling unjuk gigi dalam lomba mancing yang diselenggarakan PT Multi Harapan Utama (MHU) Coal, Minggu (19/7). Peserta akan memerebutkan piala Bupati Kukar.

Lokasinya di Agrowisata Marangan Harapan Utama (Mapantama. Tepatnya di RT 7 Desa Loh Sumber, Jalan Mulyo Pranoto, Kecamatan Loa kulu, Kutai Kartanegara (Kukar). Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno mengatakan semua persiapan berjalan dengan lancar. Baik konsep dan teknis sudah di tata sedemikian rupa. “Kegiatan sedang dipersiapkan dan warga sudah sangat antusias menanti kegiatan ini. Karena kebanyakan warga di sini hobinya adalah memancing,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kegiatan yang di selenggarakan PT MHU Coal ini. Karena bisa menjadi ajang pengenalan Loh Sumber kepada warga luar desa. “Kami berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi desa ini. Dengan semangat gotong royong. Dan tidak hanya sebagai kegiatan semata. Melainkan sebagai bentuk silahturahmi kami dengan warga Loh sumber,” pungkasnya.

Terpisah, Humas Pengelolaan Agrowisata Marangan Harapan Utama (Mapantama) MHU Coal, Wasirman mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan Agrowisata kepada warga setempat. Tidak hanya itu. Masyarakat juga diberikan edukasi. Dalam bentuk pengelolaan sawah secara mandiri. Agar lebih meningkatkan taraf kehidupan. Walau di tengah pandemi saat ini. “Di sini dikelolah langsung oleh 9 kelompok tani, dengan ukuran sawah untuk zona ini seluas 50 hektar,”sebutnya kepada Disway Kaltim.

Sawah tersebut dibina langsung oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Yang ada di desa Loh Sumber. Berdasarkan, pantauan Disway Kaltim, total peserta yang memperebutkan gelar bupati cup lomba memancing sebanyak 300 peserta. Se-Kecamatan Loa kulu. “Jika saat ini, tidak ada pandemi COVID- 19, mungkin mencapai seribu peserta,”imbuhnya sembari tersenyum.

Ia berharap agar seluruh masyarakat untuk datang meramaikan dan bersama-sama meningkatkan sektor pariwisata pangan. Sebab, dapat memberikan edukasi. Tentang pentingnya menjaga mutu ketahanan pangan. Untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat kaltim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar