Kamis, 23 Juli 2020

3 Kebiasaan Sederhana Ini Picu Luka Bakar di Rumah


Pandemi COVID-19 mengharuskan masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas di rumah. Meski terhindar dari risiko tertular virus Corona, bukan tak mungkin bahaya penyakit lain tak mengintai seperti luka bakar.
Menurut data Riskesdas 2018, angka kasus luka bakar menempati urutan ke-5 jenis cedera tidak sengaja dan secara keseluruhan mengalami kenaikan 0.6 persen menjadi 1.3 persen dari jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 3 juta kasus. Senior Vice President Marketing & International Operations Combiphar, Weitarsa Hendarto, menuturkan bahwa banyak orang kerap melakukan banyak hobi baru di rumah yang malah berisiko pada peningkatan kasus luka bakar tersebut.
"Banyak orang menemukan hobi baru yang bisa dilakukan di rumah, misalnya memasak atau membuat kue. Tanpa kita sadari, kegiatan sehari-hari seperti memasak, membuat kopi atau teh, mandi dengan air hangat, mengeringkan rambut dengan hair dryer berpotensi menimbulkan luka bakar jika tidak kita lakukan dengan cara aman. Bahkan, sebagian besar luka bakar terjadi di rumah," kata Weitarsa dalam acara media virtual oleh Combiphar, Rabu 22 Juli 2020.
Berikut 3 kebiasaan sederhana yang kerap memicu luka bakar di rumah.
Catokan
Pengalaman luka bakar di rumah, pernah dialami oleh Djanur Mekarsari, ibu dua orang anak yang sehari-harinya berprofesi sebagai make-up artist. Salah satunya pemakaian catokan yang kerap disepelekan.
"Menggunakan benda-benda yang menghasilkan panas, mulai dari kompor sampai catok rambut, memang perlu ekstra hati-hati. Belum lama ini saya mengalami cedera luka bakar, akibat tidak sengaja menginjak catok rambut yang masih panas," jelasnya.
Air panas
Tanpa sadar, saat menuangkan air panas bisa memicu luka bakar. Misal, ketika Anda hilang fokus atau dikagetkan anak ketika menuangkan air panas ke cangkir atau botol minum. Hal itu berisiko luka bakar pada kulit Anda maupun si kecil.
Kontak listrik
Menurut Medical Expert Combiphar, dr. Sandi Perutama Gani, Sengatan listrik bisa menjadi pemicu luka bakar yang cukup parah. Biasanya, kabel listrik yang mudah dijangkau anak melalui jarinya berpotensi menimbulkan sengatan listrik yang menyebabkan luka bakar.

(Sumber : viva.co.id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar